Begini Simulasi Cicilan KPR Dp 1% dari BPJS Ketenagakerjaan

Rajabpjs.com – Artikel kali ini akan membahas tentang simulasi cicilan KPR Dp 1% BPJS Ketenagakerjaan. Seperti yang kita tahu, BPJS Ketenagakerjaan menawarkan banyak program untuk para pesertanya, di antaranya adalah Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), dan Kredit Konstruksi.

Namun saat ini BPJS juga menawarkan program Kredit Pemilikan Rumah. Jika Anda sedang menginginkan memiliki hunian pribadi tetapi belum memiliki budget yang cukup, maka BPJS Ketenagakerjaan dapat dijadikan solusi masalah Anda.

Karena BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang relatif lebih rendah serta memberikan fasilitas pembiayaan perumahan kepada pesertanya.

Advertisements

Perbedaan Bantuan KPR BPJS Ketenagakerjaan

Pada saat ini BPJS Ketenagakerjaan menawarkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada pesertanya. Dengan adanya fasilitas pembiayaan KPR hingga 99 persen dari harga rumah sangat diharapkan program ini dapat mendukung satu juta rumah.

Untuk simulasi cicilan KPR Dp 1% BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan mensimulasikan rumah dengan harga Rp 133.500.00,00 maka peserta penerima program perlu membayar uang muka sejumlah Rp 1.300.00,00.

Bantuan KPR BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan 2 jenis layanan bantuan yaitu KPR Subsidi dan KPR Non subsidi. Namun, sebagian dari Anda mungkin tidak terlalu puas jika hanya dengan penjelasan definisinya saja.

Berikut ini perbedaan jenis layanan KPR Subsidi dan KPR Non subsidi.

Begini Simulasi Cicilan KPR Dp 1% dari BPJS Ketenagakerjaan

  • Segi Harga

Perbedaan ini mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih jenis layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), karena dari dua jenis layanan yang tersedia memiliki perbedaan dari segi harga yang lumayan mencolok.

Untuk sistem KPR Subsidi, sebagian bunga kredit akan dijamin oleh pemerintah. Sehingga angsuran menjadi flat selama masa kredit berlangsung.

Sedangkan untuk KPR Non subsidi memiliki harga yang lebih tinggi dengan suku bunga yang lebih tinggi pula dari KPR Subsidi.

  • Segi KPR

Perbedaan yang kedua ini akan membahas mengenai suku bunga dari KPR itu sendiri. Pada KPR Subsidi, pemerintah akan memberikan subsidi atau bantuan terhadap suku bunga KPR sehingga harganya akan lebih murah.

Sedangkan untuk KPR Non subsidi, suku bunga KPR mengikuti arah pasar. Angsuran yang ditawarkan juga dapat memilih yang flat (disediakan oleh Bank Syariah) maupun yang non flat (bank konvensional).

  • Segi Lokasi

Lokasi rumah biasanya menjadi pertimbangan seseorang dalam memilih hunian agar aktivitas bisa berjalan dengan nyaman. Dari segi lokasi untuk rumah KPR Subsidi biasanya terletak di kawasan industri atau di daerah yang sedang berkembang.

Sedangkan untuk KPR Non subsidi terletak di lokasi-lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Segi lokasi perlu diperhatikan sesuai dengan kebutuhan.

Demikian artikel mengenai simulasi cicilan KPR Dp 1% BPJS Ketenagakerjaan dengan beberapa perbedaan dari jenis layanan KPR BPJS Ketenagakerjaan.

KPR Subsidi maupun KPR Non subsidi pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi Anda sendiri yang dapat memilih pilihan yang tepat.

Semoga informasi ini membantu Anda jika ingin menikmati fasilitas program yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Simulasi KPR BPJS Ketenagakerjaan

Artikel kali ini akan membahas tentang KPR BPJS Ketenagakerjaan. Pada saat ini BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan layanan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Advertisements

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peserta melalui pemilikan rumah layak huni dan sekaligus untuk mendukung program sejuta rumah dari pemerintah.

Jenis Layanan KPR BPJS Ketenagakerjaan

Terdapat empat jenis layanan yang ditawarkan oleh KPR BPJS Ketenagakerjaan yaitu Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Konstruksi (KK), dan Pinjaman Renovasi Perumahan.

Berikut ulasan mengenai layanan yang ditawarkan bantuan perumahan atau KPR BPJS Ketenagakerjaan

Begini Simulasi Cicilan KPR Dp 1% dari BPJS Ketenagakerjaan

  • Pinjaman Uang Muka Perumahan

Layanan ini ditujukan untuk masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah 4 juta atau di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP). Lebih khususnya layanan ini untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Jika Anda memenuhi kriteria dari segi penghasilan maka Anda dapat melakukan pengajuan pinjaman uang muka di BPJS Ketenagakerjaan.

Karena pinjaman uang muka ini akan diberikan kepada peserta yang belum memiliki rumah dan sedang mengalami kesulitan uang muka untuk membeli rumah secara Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dengan begitu adanya pinjaman uang muka diharapkan dapat menjadi solusi bagi masalah yang Anda hadapi.

  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Kredit Pemilikan Rumah ini dibagi menjadi 2 jenis bantuan, yaitu jenis subsidi dan non subsidi. Untuk KPR subsidi akan diberikan rumah dengan harga sesuai dengan ketentuan pemerintah yang maksimal pembiayaan KPR Pinjaman Uang Muka (PUM) sampai 99%.

Beberapa syarat BPJS Ketenagakerjaan subsidi yaitu, nilai pinjaman yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan mulai dari Rp 120 juta sampai Rp 190 juta, tingkat suku bunga 5% sepanjang jangka waktu kredit, menyediakan uang muka minimal sebesar 1% dari harga rumah, dan lama jangka waktu pinjaman adalah 20 tahun.

Sedangkan jenis bantuan KPR non subsidi diberikan untuk rumah dengan harga maksimal Rp 500 juta. Skema maksimal pembiayaan KPR PUM hingga 90% dan suku bunga dari BI rate margin bank sebesar 3%. Bantuan ini menyediakan uang muka sebesar 5% dari harga rumah. Serta lama jangka pinjaman adalah 20 tahun.

  • Kredit Konstruksi (KK)

Jenis layanan ini dapat digunakan oleh semua peserta dari BPJS Ketenagakerjaan, namun dikhususkan bagi pembangunan rumah tapak dengan suku bunga dari BI rate margin bank.

  • Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP)

Pada layanan ini BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan pinjaman maksimal Rp 500 juta dengan tenor 10 tahun.

Hingga saat ini dari 4 layanan yang telah dijelaskan, KPR BPJS Ketenagakerjaan masih menjadi andalan masyarakat dalam langkah memiliki hunian.

Bagi semua peserta BPJS jika Anda menginginkan untuk mendapatkan layanan yang telah dijelaskan maka harus memenuhi semua prosedur yang ada. Mulai dari proses pengajuan hingga persetujuan permohonan kredit atau pinjaman. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Advertisements