Memasuki Masa Denda Pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut

Memasuki Masa Denda Pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut – Bila Anda telat membayar iuran BPJS Kesehatan, maka secara otomatis kartu Anda akan dinonaktifkan untuk sementara waktu hingga Anda membayar tanggungan tagihan. Anda pun akan dikenakan biaya denda untuk keterlambatannya.

Namun untuk peraturan terbaru, keterlambatan untuk pembayaran iuran BPJS maksimal 1 bulan setiap tanggal 10 bulan tersebut. Denda keterlambatan juga dihapus. Jadi, walaupun Anda telat membayar iuran tagihan, kartu Anda akan tetap aman.

Namun, saat pembayaran nanti, Anda akan menerima pesan seperti ini “ Anda memasuki masa denda pelayanan rawat inap”. Apa itu artinya?

Advertisements

Simulasi Membayar Denda Pelayanan Rawat Inap

Memasuki Masa Denda Pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut

Kartu BPJS yang dinonaktifkan ini akan segera di aktifkan apabila Anda telah melunasi tunggakan yang belum Anda lunasi. Apabila Anda telah melunasi namun hari kemudian Anda membutuhkan perawatan inap, maka Anda akan mendapat tambahan denda sebesar 2,5% dari jumlah total bulan yang menunggak dan biaya pelayanan.

Hal ini berlaku untuk Anda yang menggunakan kartu BPJS rawat inap sebelum 45 hari sejak waktu pelunasan. Bila Anda memerlukan rawat inap setelah 45 hari sejak pembayaran tunggakan, maka Anda akan terbebas dari denda sebesar 2,5% itu.

Perlu diingat, bahwa denda hanya berlaku untuk pasien rawat indap saja. bila hanya untuk berobat, tidak akan dikenakan biaya denda.

Advertisements

Bagaimana cara simulasi membayar denda saat Anda memasuki masa denda pelayanan rawat inap? Simak simulasi berikut ini.

Memasuki Masa Denda Pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut

Aturan untuk membayar tunggakan adalah selama 12 bulan dan besar tagihan 30 juta. Contoh, bila Anda mendapat tunggakan selama 12 bulan di kelas 1 (tagihan sebesar 2.880.000. Agar status kepesertaan Anda segera aktif, maka segera dibayarkan).

Nah, setelah Anda membayar, kebetulan Anda membutuhkan rawat inap di hari ke 10 setelah melunasi biaya tagihan tersebut. Sedangkan biaya rawat inap sebesar 40 juta.

Maka simulasi dari denda tersebut adalah 2,5% x 12 x 40.000.000 = 12.000.000. Jadi, Anda harus membayar denda sebesar 12 juta terlebih dahulu.

Pada aturan sebelumnya, denda belaku sebesar 2% setiap bulan dari total biaya tunggakan. Peserta akan dinonaktifkan bila selama 3 bulan tidak melunasi tagihan. Namun saat ini berubah peraturannya.

Anda hanya akan dikenakan biaya denda sebesar 2,5% saat menjalani rawat inap. Untuk itu, sebagai peserta BPJS kesehatan sebaiknya Anda perlu menyisihkan uang Anda untuk membayar iuran wajib setiap bulan.

Tujuannya agar Anda tidak terkena denda di saat yang tidak terduga. Karena besar denda dikalikan dengan jumlah biaya rawat inap dan lamanya bulan yang menunggak.

Demikian informasi bila Anda mendapatkan pesan dalam masa denda pelayanan rawat inap. Bayarlah iuran wajib sesuai dengan jatuh tempo. Karena sehat itu mahal dan membutuhkan biaya yang besar. Informasi selengkapnya bisa Anda hubungi langsung kantor cabang BPJS terdekat.

Advertisements