Prosedur Rawat Inap Menggunakan BPJS

Prosedur Rawat Inap Menggunakan BPJS – Artikel kali ini akan membahas mengenai beberapa hal yang perlu Anda ketahui ketika hendak melakukan rawat inap menggunakan BPJS. Sakit merupakan salah satu musibah yang tidak bisa diprediksi oleh manusia.

Namun ada juga yang beranggapan bahwa sakit adalah anugerah karena bisa menggugurkan dosa dan bisa sejenak beristirahat dari peran sosial.

Apalagi ketika Anda sampai dirawat di rumah sakit, maka indikasi penyakit yang Anda derita sepertinya cukup berat sehingga Anda memerlukan perawatan yang lebih.

Advertisements

Semua Orang Berhak Sakit, Jadi Buatlah Persiapan yang Matang

Semua orang berhak sakit baik itu dari segi umur, kekayaan, pekerjaan, garis keturunan, dan hal-hal lainnya. Sakit memang menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai dan dicegah karena datangnya yang tidak diundang dan tiba-tiba.

Ketika sakit manusia akan mengalami penurunan produktivitas dan tidak bisa bekerja secara normal layaknya ketika sedang dalam keadaan yang sehat.

Padahal ketika sakit perlu ada biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan kembali status sehat dalam tubuh. Hal ini dapat menjadi suatu masalah bagi orang yang sistem kerja dan gajinya per hari.

Jadi ketika tidak bekerja, orang tersebut tidak bisa mendapatkan penghasilan. Masalah tersebut tentunya akan membuat kondisi fisik bisa menjadi bertambah buruk karena beban pikiran yang bertambah. Apalagi ketika sakit yang diderita cukup parah dan perlu dilakukan perawatan di rumah sakit.

Pemerintah melalui BPJS telah memiliki solusi untuk mengatasi hal tersebut dengan rawat inap menggunakan BPJS, namun melalui beberapa prosedur yang harus Anda lalui berikut ini.

Advertisements

Prosedur Rawat Inap Menggunakan BPJS

  • Pemeriksaan Kesehatan Dimulai di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

Prosedur dalam penggunaan BPJS kesehatan harus dilalui dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas, klinik Pratama, dokter pribadi yang telah bekerja sama dengan BPJS.

Tetapi ada pengecualian bagi kejadian tertentu yang bisa langsung di rujuk ke rumah sakit. Jika penyakit yang Anda derita bukan suatu kejadian ke gawat daruratan yang sangat serius maka pergilah ke fasilitas kesehatan tingkat pertama.

  • Hasil Pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan Primer yang Menentukan

Anda kemudian akan diperiksa oleh tenaga kesehatan yang ada di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Setelah itu akan muncul diagnosis penyakit yang Anda derita, apabila penyakitnya cukup parah maka Anda akan diberikan surat rujukan untuk ke rumah sakit. Hal ini terjadi apabila fasilitas di fasilitas kesehatan primer tidak mendukung.

  • Jangan Lupa Membawa Surat Rujukan

Ketika Anda dirujuk ke rumah sakit dan harus menjalani rawat inap jangan lupa selalu membawa surat rujukan dan persyaratan lain yang perlu ada.

Jangan lupa daftar dan ajukan ke bagian administrasi rumah sakit agar klaim Anda bisa diterima oleh BPJS dan biaya perawatan kesehatan bisa ditebus.

Meskipun telah ada asuransi kesehatan yang telah menjamin seperti rawat inap menggunakan BPJS, Anda tetap harus menjaga kesehatan Anda. Ingat sakit itu mahal dan membosankan.

Advertisements